Slotmania, di dunia esports ada satu momen yang selalu bikin komunitas ramai: comeback. Apalagi kalau yang balik adalah nama sebesar Rex Regum Qeon. Setelah enam tahun absen dari skena kompetitif Apex Legends, RRQ akhirnya resmi mengumumkan langkah besar mereka. Ya, RRQ comeback ke Apex Legends, dan kali ini bukan sekadar “coba lagi”, tapi langsung menargetkan panggung tertinggi lewat Apex Legends Global Series (ALGS) Year 5 Championship 2026 di Sapporo, Jepang.
Bagi penggemar esports Indonesia, kabar ini jelas terasa spesial. RRQ bukan organisasi sembarangan. Setiap langkah yang mereka ambil hampir selalu punya dampak ke ekosistem. Maka ketika RRQ memutuskan balik ke Apex Legends, pertanyaannya bukan lagi “kenapa”, tapi “sejauh apa mereka bisa melangkah?”.
Latar Belakang Comeback RRQ
Sedikit menengok ke belakang, RRQ sebenarnya sudah pernah mencicipi skena Apex Legends pada tahun 2019. Saat itu, Apex masih berada di fase awal pertumbuhan esports. Struktur liga belum solid, turnamen global belum konsisten, dan exposure regional masih terbatas. RRQ sempat membentuk tim, namun divisi tersebut hanya bertahan sekitar enam bulan sebelum akhirnya dibubarkan.
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Di era tersebut, organisasi esports harus sangat selektif dalam mengalokasikan sumber daya. RRQ memilih fokus ke cabang dengan ekosistem yang lebih jelas dan stabil. Namun enam tahun berlalu, dan peta Apex Legends berubah total.
Kini Apex Legends memiliki ALGS sebagai tulang punggung kompetitif global. Sistemnya matang, jadwalnya jelas, dan eksposurnya benar-benar internasional. Inilah yang membuat momentum RRQ comeback ke Apex Legends terasa sangat relevan dan tepat waktu.
RRQ Comeback ke Apex Legends dengan Strategi Serius
Comeback ini jelas bukan berbasis nostalgia. RRQ tidak datang dengan pendekatan “lihat nanti gimana”. Mereka datang dengan strategi yang terukur. Dari pemilihan roster, staf pelatih, hingga target turnamen, semuanya menunjukkan satu hal: RRQ ingin kompetitif sejak hari pertama.
Dalam esports modern, reputasi organisasi besar dipertaruhkan di setiap divisi yang dibuka. RRQ paham betul bahwa comeback setengah matang justru bisa berdampak negatif. Karena itu, mereka memilih pendekatan yang aman namun tetap agresif: mengakuisisi tim yang sudah terbukti.
Roster Baru RRQ: Bukan Pemain Sembarangan

Salah satu kunci utama RRQ comeback ke Apex Legends adalah roster yang mereka kontrak. RRQ merekrut skuad eks Las Vegas Inferno, tim yang berhasil menjadi runner-up di kualifikasi Asia Pasifik Selatan tahun 2025. Ini bukan roster uji coba, melainkan tim dengan jam terbang tinggi dan pengalaman menghadapi tekanan turnamen besar.
Skuad ini diperkuat oleh Komkrit “Noelsang” Malaihom, Supakorn “mosu” Kaewpang, serta Panupong “sato_kohai” Prasertphongkun yang dipercaya sebagai kapten tim. Ketiganya sudah memiliki chemistry yang terbangun dan pemahaman meta yang solid.
Keputusan RRQ mengontrak roster siap pakai ini bisa dibilang sangat efisien. Adaptasi internal lebih cepat, fokus latihan langsung ke peningkatan performa, bukan sekadar membangun fondasi dasar. Untuk turnamen sekelas ALGS, waktu adalah aset yang sangat mahal.
Peran Pelatih dan Analis di Balik Layar
Apex Legends bukan cuma soal aim dan refleks. Rotasi zona, positioning, pemilihan legend, dan pengambilan keputusan di situasi krusial sangat menentukan hasil akhir. RRQ paham betul hal ini, dan itulah mengapa mereka memperkuat sisi staf.
RRQ menunjuk Jasper “yanlys” Xiang sebagai pelatih. Pengalamannya melatih tim besar seperti JD Gaming menjadi nilai tambah besar. Sosok pelatih dengan latar belakang kuat membantu membentuk sistem latihan yang disiplin dan terstruktur.
Selain itu, RRQ juga merekrut analis Alexis “zona”. Peran analis di Apex Legends sangat krusial, terutama untuk membaca meta yang terus berubah. Dengan kombinasi pelatih dan analis berpengalaman, RRQ menunjukkan bahwa mereka tidak mengandalkan bakat individu semata.
Tantangan Berat di ALGS Year 5 Championship 2026
Panggung pertama RRQ setelah comeback bukanlah turnamen kecil. Mereka langsung terjun ke ALGS Year 5 Championship 2026 yang akan digelar di Sapporo, Jepang. Turnamen ini mempertemukan 40 tim terbaik dari seluruh dunia, masing-masing mewakili region dengan level kompetisi yang sangat tinggi.
ALGS dikenal sebagai turnamen dengan tekanan mental luar biasa. Format panjang, kualitas lawan merata, dan kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Di sinilah mental, pengalaman, dan kedalaman strategi benar-benar diuji.
Dari sisi hadiah, turnamen ini menawarkan prize pool jutaan dolar Amerika Serikat. Jika dikonversi dengan asumsi kurs Rp15.600 per dolar, nilainya mencapai puluhan miliar rupiah. Namun bagi RRQ, nilai terbesar dari ALGS bukan sekadar hadiah uang, melainkan validasi sebagai organisasi esports kelas dunia.
Dampak Comeback RRQ bagi Esports Indonesia
Bagi Slotmania di Indonesia, RRQ comeback ke Apex Legends membawa harapan baru. Selama ini, Apex Legends kerap didominasi tim-tim dari Amerika, Eropa, dan Asia Timur. Kehadiran RRQ memberi warna baru dan membuka peluang bagi Asia Tenggara untuk kembali diperhitungkan.
Langkah RRQ juga berpotensi memicu efek domino. Organisasi lain mungkin mulai melirik Apex Legends dengan lebih serius. Sponsor melihat peluang baru. Komunitas lokal mendapatkan dorongan semangat. Ekosistem pun bergerak.
Tak berlebihan jika dikatakan bahwa comeback RRQ ini bisa menjadi salah satu titik penting bagi perkembangan Apex Legends di kawasan Asia Tenggara.
RRQ Comeback ke Apex Legends: Peluang dan Realita
Tentu saja, comeback ini tidak datang tanpa risiko. Adaptasi ke panggung global, tekanan ekspektasi fans, serta ketatnya persaingan menjadi tantangan nyata. Namun dengan roster berpengalaman, staf kompeten, dan manajemen yang matang, RRQ setidaknya memiliki modal kuat untuk bersaing.
Apakah RRQ langsung menjadi juara dunia? Tidak ada jaminan di esports. Namun satu hal jelas, RRQ datang bukan sebagai penggembira. Mereka datang dengan persiapan dan ambisi yang nyata.
Penutup
Menurut Tim Maniaslot Official, RRQ comeback ke Apex Legends bukan cerita romantis tentang masa lalu. Ini adalah pernyataan sikap. RRQ menunjukkan bahwa mereka siap kembali bersaing di level global dengan pendekatan yang lebih dewasa dan profesional.
Kalau menurut kamu comeback RRQ ini bakal jadi momen penting di skena Apex Legends, jangan ragu buat share artikel ini ke sesama Slotmania. Di Situs Resmi Maniaslot, cerita besar dunia esports selalu lebih seru kalau dibahas bareng-bareng.
