Keputusan mengejutkan datang dari Rockstar Australia. Perusahaan tersebut diam-diam menonaktifkan seluruh fitur perjudian di Diamond Casino & Resort untuk pemain Grand Theft Auto Online yang berada di Australia. Kebijakan ini mulai berlaku pada akhir Juli 2026 dan langsung memicu perdebatan di kalangan komunitas.
Selama hampir tujuh tahun, fitur kasino menjadi salah satu aktivitas sampingan yang populer di GTA Online. Namun kini, pemain Australia tidak lagi bisa menikmati Blackjack, Poker, Roulette, Slot Machine, Inside Track Horse Racing, hingga Lucky Wheel.
Selain itu, Rockstar belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan perubahan tersebut. Akibatnya, berbagai spekulasi pun bermunculan mengenai kemungkinan adanya tekanan regulasi maupun kebijakan internal perusahaan.
Bagi kamu yang ingin mengikuti perkembangan dunia game terbaru, Cek berita terbaru Game & Esport di Website Maniaslot agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya.
Rockstar Australia Resmi Menonaktifkan Diamond Casino
Pembaruan ini hanya menghapus aktivitas yang berkaitan langsung dengan perjudian virtual. Di sisi lain, seluruh konten utama Diamond Casino masih dapat dinikmati seperti biasa.
Beberapa fitur yang kini diblokir meliputi:
- Blackjack
- Three Card Poker
- Roulette
- Slot Machine
- Inside Track Horse Racing
- Lucky Wheel (Daily Spin)
Sementara itu, pemain tetap dapat:
- Menjalankan misi Diamond Casino.
- Memiliki dan mengelola Penthouse.
- Mengakses area sosial kasino.
- Menikmati aktivitas non-perjudian lainnya.
Artinya, Rockstar hanya menghilangkan elemen taruhan tanpa menghapus keseluruhan konten DLC Diamond Casino & Resort.
Selain itu, keputusan tersebut cukup mengejutkan karena sejak pembaruan kasino dirilis pada Juli 2019, pemain Australia dapat mengakses seluruh fiturnya tanpa pembatasan.
Rockstar Australia Diduga Menyesuaikan Regulasi Baru
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai alasan kebijakan tersebut.
Namun, sejumlah pengamat menduga keputusan ini berkaitan dengan regulasi perjudian digital yang semakin ketat di Australia.
Misalnya, Australia mulai menerapkan pedoman klasifikasi baru sejak September 2024 yang mewajibkan game dengan simulasi perjudian memperoleh klasifikasi R18+.
Selain itu, pemerintah juga menerapkan Online Safety Code pada Maret 2026 yang memperketat sistem verifikasi usia untuk berbagai layanan digital.
Di sisi lain, GTA V sebenarnya telah lama memperoleh rating R18+ di Australia. Oleh sebab itu, banyak pemain mempertanyakan mengapa pembatasan baru diterapkan hampir tujuh tahun setelah Diamond Casino hadir.
Sampai artikel ini ditulis, Rockstar masih belum memberikan pernyataan resmi sehingga penyebab pastinya belum diketahui.
Sistem Kasino GTA Online Tidak Menggunakan Uang Asli
Salah satu alasan yang membuat komunitas kebingungan adalah mekanisme kasino di GTA Online sebenarnya tidak menggunakan sistem perjudian uang sungguhan.
Pemain memang membeli chip kasino menggunakan GTA$. Selain itu, GTA$ dapat diperoleh melalui aktivitas dalam game maupun pembelian Shark Card.
Namun, Rockstar sejak awal telah melarang pemain membeli chip kasino secara langsung menggunakan dana hasil Shark Card.
Di sisi lain, kemenangan di Diamond Casino juga tidak bisa diuangkan kembali menjadi uang asli.
Karena itu, sistem tersebut tidak memenuhi konsep real money in, real money out yang biasanya menjadi dasar perjudian daring.
Meski demikian, Australia dikenal memiliki regulasi perjudian yang sangat ketat. Oleh sebab itu, simulasi taruhan dalam video game tetap menjadi perhatian regulator.

Selain itu, negara tersebut termasuk salah satu wilayah dengan tingkat pengeluaran perjudian per kapita tertinggi di dunia sehingga pengawasan terhadap konten serupa cenderung lebih ketat.
Bagi penggemar GTA maupun esports, jangan lupa Nonton livestream turnamen esport di Maniaslot untuk mengikuti pertandingan seru setiap harinya.
Rockstar Australia Kini Menyusul Puluhan Negara Lain
Meski baru diterapkan sekarang, Australia sebenarnya bukan negara pertama yang kehilangan akses terhadap Diamond Casino.
Sejak 2019, Rockstar telah memblokir fitur perjudian di sekitar 50 negara, termasuk:
- China
- Korea Selatan
- Portugal
- Polandia
- Yunani
- Malta
- Afrika Selatan
- Argentina
- Luksemburg
Namun demikian, kasus Australia cukup unik.
Negara tersebut sempat menikmati seluruh fitur kasino selama hampir tujuh tahun sebelum akhirnya dibatasi.
Selain itu, perbedaan waktu penerapan inilah yang memunculkan berbagai spekulasi baru di komunitas GTA Online.
Dampaknya bagi Pemain GTA Online
Untungnya, perubahan ini tidak memengaruhi keseluruhan pengalaman bermain.
Pemain Australia masih bisa menikmati:
- Seluruh Heist.
- Berbagai misi GTA Online.
- Pembelian properti.
- Aktivitas multiplayer.
- Event musiman.
Sebaliknya, pemain yang rutin berburu chip kasino maupun hadiah Lucky Wheel menjadi pihak yang paling terdampak.
Selain itu, sebagian komunitas menilai pembatasan ini mengurangi variasi aktivitas santai yang selama ini menjadi pelengkap permainan.
Di sisi lain, sebagian pemain menganggap perubahan tersebut tidak terlalu memengaruhi progres utama karena Diamond Casino bukan fitur wajib.
Belum Ada Penjelasan Resmi dari Rockstar
Sampai sekarang, Rockstar Games masih memilih bungkam mengenai alasan pasti di balik keputusan tersebut.
Belum diketahui apakah kebijakan ini merupakan hasil komunikasi terbaru dengan regulator Australia, bagian dari strategi kepatuhan internal, atau bahkan persiapan menghadapi aturan baru di masa depan.
Selain itu, komunitas kini menunggu apakah pembatasan serupa akan diperluas ke negara lain.
Jika kebijakan ini terus berkembang, bukan tidak mungkin Rockstar akan melakukan penyesuaian tambahan terhadap layanan GTA Online di berbagai wilayah.
Sementara itu, Update & Highlights Turnamen Esport terbaru di Situs Maniaslot untuk memperoleh informasi esports, game terbaru, hingga berbagai perkembangan menarik dari industri gaming.
Sebagai penutup, langkah Rockstar Australia menunjukkan bahwa regulasi digital kini semakin berpengaruh terhadap industri game modern. Walaupun fitur kasino hanya merupakan aktivitas tambahan di GTA Online, perubahan ini menjadi pengingat bahwa pengembang harus terus menyesuaikan layanan mereka dengan aturan yang berlaku di setiap negara. Kini perhatian komunitas tertuju pada Rockstar, menantikan penjelasan resmi mengenai keputusan yang mengejutkan ini sekaligus melihat apakah kebijakan serupa akan diterapkan di wilayah lain pada masa mendatang.
